Menguak Aliran Dana Dugaan Pemerasan Kemnaker dari Moge hingga Tiket Konser Musik Bupati Buol: KPK Jangan Tebang Pilih

Ia juga mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat akan digelar aksi damai di depan Gedung KPK RI sebagai bentuk dukungan publik terhadap penegakan hukum.

Delapan Tersangka, Empat Ditahan

Kasus dugaan pemerasan dan gratifikasi di Kemnaker RI sendiri telah menyeret sedikitnya delapan tersangka.

Empat di antaranya telah ditahan KPK, yakni:

· Suhartono

· Haryanto

· Wisnu Pramono

· Devi Angraeni

Para aktivis juga mendesak KPK untuk mengusut tuntas seluruh aliran dana, aset, kendaraan, serta fasilitas mewah lain yang diduga berasal dari hasil tindak pidana korupsi dalam pengurusan RPTKA.

Bupati Buol Belum Memberi Tanggapan

Di tengah desakan yang terus menguat, Bupati Buol yang juga merupakan kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu belum memberikan respons resmi.

Konfirmasi tim.media melalui pesan WhatsApp telah dilakukan pada Ahad (25/5/2026) malam, namun hingga berita ini diterbitkan, Risharyudi Triwibowo belum menjawab pertanyaan terkait dugaan kasus yang menyeret namanya.

Publik Menanti Langkah KPK

Kasus ini menjadi perhatian nasional karena melibatkan kepala daerah aktif. Publik kini menanti langkah lanjutan KPK di tengah proses persidangan yang masih bergulir di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawal kasus ini agar tidak berhenti di tengah jalan,” pungkas koordinator aksi.

Baca: Kasus di Kemnaker KPK Tetapkan Status Berbeda Wamenaker dengan Bupati Buol: Praktik Pemerasan Diduga Sejak 2019

Komentar