Dengan begitu, ujar Sabaruddin dana Rp14 miliar yang menjadi polemik itu, juga kembali kepada masyarakat sulteng, karena semua keperluan Munas KAHMI dibelanjakan juga di Kota Palu.
Ketua Umum Majelis Wilayah (MW) KAHMI Sulteng, Andi Mulhanan Tombolotutu mengatakan pertimbangan penunjukan Kota Palu sebagai tuan rumah Munas XI KAHMI, karena KAHMI hendak membangkitan ekonomi umat di Sulteng pascabencana.
“Kami yakin, seluruh anggota KAHMI memiliki rasa tanggung jawab terhadap kemanusiaan. Hanya itu yang memberi motivasi kami sehingga meminta agar Munas XI KAHMI dilaksanakan di Kota Palu,” tutur Toni sapan karib Andi Mulhanan Tombolutu.
Baca: Apa Saja Agenda Munas XI KAHMI yang Dibuka Presiden? Biaya Rp 14 Miliar, Dihadiri 6 RIbu Orang
Sementara itu, Gubernur Sulteng, Rusdy Mastura dan sejumlah kepala daerah di Sulteng menyatakan mendukung Munas XI KAHMI di Kota Palu.
Atas dukungan itulah sehingga Gubernur Cudy sapaan Rusdy Mastura menganggarkannya melalui APBD Perubahan.








Komentar