Awalnya Munas Forhati berlangsung alot dikarenakan
perbedaan pendapat dalam mekanisme pemilihan. Sebanyak 12 majelis wilayah (MW) menginginkan electronic vote alias e-vote dan 20 MW yang menginginkan konvensional. Akhirnya mayoritas peserta sidang menyepakati pemilihan melalui mekanisme e-vote.
Baca : Nadhira Seha bawa visi jadikan KAHMI organisasi modern dan profesional
Lima presidium terpilih dari 14 nama calon presidium yang disepakati oleh peserta Munas Forhati. Mereka berasal dari berbagai latar belakang mulai dari unsur akademisi, pengusaha, politisi, birokrat hingga profesional.
Proses selanjutnya yakni serah terima berkas ketetapan oleh pimpinan sidang yang diketuai Selfie Dewi Rambe kepada lima pimpinan presidium terpilih.
Sementara itu, presidium dengan suara terbanyak Cut Ema menyampaikan rasa syukurnya diberikan amanah memimpin MN Forhati untuk lima tahun mendatang.
Amanah itu kata dia, Emma ingin menjadikan Forhati sebagai wadah perempuan yang bisa berkolaborasi dan bersinergi.








Komentar