Musorprov KONI Sulteng Abai ART, Mengapa Dipaksakan? Andri Gultom: Bisa Jadi Temuan BPK

gNews.co.id – Musorprov KONI Sulteng dinyatakan tak bisa dilaksanakan jika mengacu pada Anggaran Rumah Tangga atau ART organisasi.

Hal itu ditegaskan Andri Gultom lantatan pelaksanaan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Sulawesi Tengah (Sulteng) yang dijadwalkan pada 21-23 Maret 2025 menuai kontroversi.

Juru bicara calon ketua umum KONI Sulteng, Hj. Arnila M. Ali alias Cica, Andri Gultom, menyatakan bahwa pelaksanaan Musorprov tersebut bertentangan dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KONI.

Menurut Andri, berdasarkan AD/ART KONI, pemberitahuan pelaksanaan Musorprov harus disampaikan secara tertulis kepada anggota yang berhak mengikuti Musorprov setidaknya 21 hari kalender sebelum acara dilaksanakan.

Namun, dalam kasus ini, pemberitahuan baru dikirimkan pada tanggal 10 Maret 2025, hanya 11 hari sebelum pelaksanaan Musorprov.

“Pemberitahuan pelaksanaan Musorprov ini jelas bertentangan dengan AD/ART KONI. Surat undangan baru dikirimkan pada 10 Maret, sementara Musorprov dilaksanakan pada 21 Maret. Ini melanggar ketentuan minimal 21 hari yang diatur dalam ART,” tegas Andri dalam keterangan tertulis pada Kamis (20/3/2025).

Andri menambahkan bahwa penolakan terhadap pelaksanaan Musorprov ini didasari oleh keinginan para peserta, termasuk Pengprov Cabang Olahraga (Cabor) serta KONI kabupaten dan kota, untuk menjaga integritas organisasi.

“Apa iya alasan kuorum bisa dijadikan alasan untuk melanggar AD/ART? Ini lucu dan tidak pantas menjadi contoh dalam berorganisasi. AD/ART adalah kitab suci organisasi,” ungkapnya.

Pelanggaran Pasal 35 ART KONI

Dalam Anggaran Rumah Tangga (ART) KONI, Pasal 35 ayat (2) poin (b) angka (i) mengatur bahwa pemberitahuan tertulis tentang pelaksanaan Musorprov wajib disampaikan kepada setiap anggota yang berhak mengikuti Musorprov minimal 21 hari sebelum acara dilaksanakan.

Namun, surat undangan yang ditandatangani oleh Ketua Umum KONI Sulteng, M. Nizar Rahmatu, baru dikirimkan pada 10 Maret 2025, hanya 11 hari sebelum pelaksanaan Musorprov.

Baca: Musprov KONI Sulteng Dinilai Dipaksakan, 21 Pengurus Cabor dan 4 KONI Kabupaten Menolak: Ada Potensi Chaos?

Komentar