Dadi menyebutkan, terdapat lima titik pekerjaan yang masuk dalam program preservasi tahun ini, dan satu titik telah memulai pengerjaan.
“Titik yang sudah mulai berada di kilometer 46+300, dengan pekerjaan pemasangan batu pondasi,” jelasnya.
Langkah ini diambil untuk meningkatkan kualitas dan keamanan jalur vital yang menghubungkan Kota Palu dengan wilayah Kabupaten Donggala dan sekitarnya.
Jalur Kebun Kopi dikenal rawan longsor dan mengalami kerusakan di beberapa segmen akibat curah hujan tinggi dalam beberapa bulan terakhir.
BPJN mengimbau masyarakat untuk memantau informasi terbaru seputar jadwal buka tutup yang akan segera diumumkan setelah rapat koordinasi final pekan depan.
Baca: Proyek Penanganan Lereng Kebun Kopi Rp39 Miliar Milik BPJN Sulteng Terancam Gagal Konstruksi








Komentar