Tak hanya bantuan sosial, Baznas juga mengembangkan program pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas melalui Kampung Zakat yang dirancang sebagai percontohan.
Selain itu, bantuan usaha mikro seperti alat bengkel turut diberikan, lengkap dengan pelatihan keterampilan agar manfaatnya berkelanjutan.
“Setiap tahun kami menerima laporan dari masyarakat. Jika ditemukan rumah tidak layak huni, kami langsung turun tangan,” imbuhnya.
Audiensi ini diharapkan menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara Pemprov Sulteng dan Baznas, guna menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat serta mewujudkan program 9 BERANI yang benar-benar berpihak kepada rakyat.














Komentar