gNews.co.id – Manajemen PT Wadi Al Aini Membangun menegaskan bahwa perusahaan tambang galian C yang beroperasi di Desa Loli Oge, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala, telah memiliki izin yang sah dan berstatus Clean and Clear (CNC).
Pernyataan ini disampaikan menyusul aksi unjuk rasa sekelompok orang yang mengatasnamakan warga setempat.
Direktur PT Wadi Al Aini, Reza Aljufri, dalam konferensi pers di salah satu kafe di Kota Palu, Rabu (31/12/2025), menjelaskan lengkapnya dokumen legal perusahaan.
Perusahaan memiliki Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) seluas 19,12 hektare dan telah mengantongi izin berusaha berbasis risiko dengan nomor 91203029719260004.
“Kami tegaskan, seluruh perizinan telah memenuhi ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Reza.
Jejak Perjalanan Izin Perusahaan
Reza memaparkan sejarah panjang kelegalan perusahaan. Awalnya, usaha ini bernama Persekutuan Perdata Loli Munta, milik masyarakat lokal, yang telah memperoleh Izin Usaha Pertambangan (IUP) Eksploitasi berdasarkan SK Bupati Donggala Nomor 188.45/0218/DPC/2005 tanggal 1 Juli 2005.
Perusahaan kemudian mengalami evolusi:
1. Tahun 2007, berubah nama menjadi CV Loli Munta melalui SK Bupadi Donggala.
2. Tanggal 4 Februari 2009, perusahaan dijual kepada Ir. Alwi Muhammad Ali Djufri, dengan proses hukum yang jelas melalui akta pelepasan hak.
3. Menyikapi aturan penyesuaian izin tahun 2010, Pemerintah Kabupaten Donggala menerbitkan SK Bupati Nomor 188.45/0246/DESDM/2010 tanggal 23 April 2010 tentang IUP Operasi Produksi atas nama Ir. Alwi Al Jufri.
Tanggapan atas Tuntutan Pendemo
Menanggapi tuntutan dalam aksi unjuk rasa, manajemen memberikan klarifikasi:
1. Klaim Lahan di Luar WIUP: Lokasi yang diklaim oleh para pendemo dinyatakan tidak berada dalam wilayah IUP resmi perusahaan.
2. Kewajiban Finansial Telah Dipenuhi: Perusahaan menyatakan telah menyelesaikan seluruh kewajiban, termasuk pembayaran Jaminan Reklamasi.
3. Kesiapan Tanggung Jawab Sosial: Meski operasional penuh belum berjalan, perusahaan mengaku telah menjalankan sejumlah program, seperti penyediaan jaringan air bersih dan bantuan sosial kepada masyarakat.
4. Rekrutmen Tenaga Kerja Lokal: Perusahaan juga telah melakukan perekrutan tenaga kerja dari warga setempat sebagai bagian dari persiapan operasional.








Komentar