Ratusan Eselon III dan IV Dilantik, Era Baru Pemprov Sulteng! Gubernur: Saya Butuh Orang Kerja Bukan Pandai Manuver

  1. Percepatan Digitalisasi Total. Target ambisius dicanangkan: seluruh sistem pemerintahan dan pelayanan publik harus berbasis digital dalam tiga bulan.

“Tidak boleh lagi manual. Pelayanan ke masyarakat harus digital. Kalau perlu, masyarakat tidak perlu bertemu kita, semua urusan bisa selesai secara digital,” jelas Anwar Hafid.

Ia mengingatkan akan mengambil sikap tegas jika target tak tercapai.

  1. Penerapan Merit System Murni. Gubernur berkomitmen penuh pada sistem penilaian kinerja yang objektif dan berbasis prestasi.

“Saya butuh orang yang bekerja, bukan orang yang pandai bermanuver. Tidak perlu pendekatan ke mana-mana, yang saya butuhkan adalah inovasi dan prestasi,” tandasnya.

Terobosan disampaikan Gubernur terkait inovasi. Ia menjanjikan dukungan anggaran dan promosi jabatan yang cepat bagi pejabat yang mampu melahirkan inovasi berdampak.

“Kalau inovasinya masuk akal dan bermanfaat, saya siapkan anggarannya dan saya promosikan dalam tiga bulan. Ini janji saya,” ungkapnya.

Di akhir sambutan, Gubernur menekankan prinsip loyalitas yang mencakup loyal kepada pimpinan, tugas, dan nilai-nilai ketuhanan. Ia mengingatkan filosofi jabatan:

“Jabatan itu ada rumusnya. Kalau bukan kita yang meninggalkannya, jabatan itu yang akan meninggalkan kita. Maka jalani dengan tulus, jujur, dan ikhlas,” jelas Gubernur Anwar Hafid.

Pelantikan ini menandai dimulainya transformasi birokrasi Sulteng menuju pemerintahan yang digerakkan oleh data akurat, teknologi digital, kinerja berbasis prestasi, dan pelayanan yang cepat serta transparan bagi masyarakat.

Baca: Berikut Pesan Tegas Gubernur Anwar Hafid kepada 36 Pejabat Eselon II dan 3.230 PPPK yang Dilantik

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Komentar