Di sektor kesehatan, Gubernur memastikan bahwa pelayanan di RS Undata dan RS Madani akan lebih inklusif. Ia telah memberikan instruksi langsung kepada para direktur rumah sakit untuk tidak menolak pasien yang hanya membawa KTP.
“Kalau ada masyarakat yang berobat di RS Undata atau RS Madani tanpa jaminan kesehatan, silakan masuk! Saya sudah bilang ke direkturnya, kalau mereka menolak, berarti sama saja menolak diri sendiri. Kami ingin memastikan semua masyarakat mendapat layanan kesehatan yang layak, cukup dengan membawa KTP,” katanya.
Anwar Hafid juga mengungkapkan hasil koordinasinya dengan Bupati Sigi, Rizal Intjenae, selama mengikuti retret di Magelang.
Salah satu hasilnya adalah penganggaran pembangunan jalan Gimpu-Gintu-Kalamanta di Sigi yang telah dimasukkan dalam rencana kerja tahun 2025.
“Tadi pagi saya sudah sampaikan ke Dinas PU bahwa jalan Gimpu-Gintu-Kalamanta sudah masuk anggaran 2025. Luar biasa Pak Bupati Sigi ini, ahlinya melobi memang,” ungkap Anwar Hafid.
Dengan berbagai program prioritas yang disampaikannya, Anwar Hafid menegaskan bahwa pemerintahannya akan terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sulteng, khususnya di Kabupaten Sigi.
“Kami akan terus bekerja keras untuk memastikan pembangunan merata dan kesejahteraan masyarakat meningkat,” tandasnya.
Acara Safari Ramadan ini diakhiri dengan buka puasa bersama dan salat Maghrib berjamaah, diikuti dengan ceramah keagamaan yang menginspirasi para jamaah.
Baca: Gubernur Sulteng Tegaskan Komitmen Akses Kesehatan untuk Semua Warga: Cukup dengan KTP Bisa Berobat














Komentar