Lebih lanjut, ia memaparkan hasil penelitiannya yang menunjukkan bahwa kinerja keuangan organisasi dipengaruhi oleh integrasi sumber daya berwujud dan tidak berwujud, dinamika lingkungan, serta strategi kompetitif. Integrasi tersebut bahkan mampu menjelaskan lebih dari 80 persen variasi kinerja keuangan.
Selain itu, peran Corporate Social Responsibility (CSR) juga dinilai penting sebagai instrumen legitimasi sosial, manajemen risiko, serta penghubung antara profitabilitas dan risiko.
Dalam kesimpulannya, Husnah menyebut keberlanjutan dibangun atas tiga pilar utama, yakni sumber daya keuangan, kapabilitas organisasi, dan tanggung jawab strategis. Ia menilai ketiga aspek tersebut harus terintegrasi untuk menciptakan sistem yang adaptif terhadap perubahan global.
Sebagai rekomendasi, ia mendorong penguatan financial trigger, optimalisasi sumber daya lokal, peningkatan investasi berkelanjutan, serta pembangunan sistem ekonomi yang tangguh untuk generasi mendatang.
Pengukuhan Guru Besar ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan akademik Prof. Husnah sekaligus kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu manajemen keuangan yang relevan dengan tantangan global saat ini.
Prof. Husnah dikukuhkan bersama delapan Guru Besar lainnya, sehingga total Guru Besar yang dikukuhkan sebanyak sembilan orang.













Komentar