Lapangan mini Sinjiliang pun menjelma menjadi pusat keceriaan warga dari berbagai usia.
Harapan agar tradisi kebersamaan ini terus hidup disampaikan oleh salah satu warga, Papa Atul. Ia berharap kegiatan serupa dapat diselenggarakan secara berkelanjutan setiap tahun.
“Acara seperti ini sangat penting. Supaya tradisi kebersamaan ini tidak hilang, dan warga selalu punya ruang untuk berkumpul, bercanda, dan memperkuat tali persaudaraan,” katanya.
Kegiatan yang penuh sukacita ini dapat terselenggara berkat dukungan penuh dari Kursus Mengemudi Palu sebagai sponsor utama.
Mengusung tagline Maroa Roa Ita I Sinjiliang yang berarti Ramai-Ramai Kita di Sinjiliang, acara ini sukses mewujudkan suasana penuh kebersamaan dan meninggalkan kenangan manis bagi seluruh warga dusun.
Baca: Upacara Penurunan Bendera HUT ke-80 RI di Sulteng Berlangsung Khidmat














Komentar