Atas temuan tersebut, keluarga segera melaporkan peristiwa itu ke pihak kepolisian dengan Nomor: LP/B/288/X/2025/SPKT/Polda Sulawesi Tengah, tertanggal 19 Oktober 2025.
Jenazah Afif kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Palu untuk dilakukan otopsi pada Senin siang, 20 Oktober 2025, sebelum akhirnya dimakamkan di Kelurahan Lawanga, Poso Kota, pada malam harinya.
Polda Sulteng, melalui Kasubpenmas Bidhumas Kompol Reky Pilperi Hengsmar Moniung, membenarkan adanya laporan dari pihak keluarga dan menyatakan bahwa kasus ini masih dalam penyelidikan.
“Benar sudah ada laporan tentang kejadian dimaksud dan telah dilakukan olah TKP serta otopsi jenazah, perkembangan laporan masih dalam penyelidikan,” terang Kompol Reky, Rabu (22/10/2025).
Kasus kematian Afif Siraja kini menjadi perhatian publik di Sulawesi Tengah, terutama di kalangan aktivis dan alumni HMI.
Afif dikenal sebagai sosok yang aktif dalam kegiatan sosial dan memiliki hubungan baik dengan banyak pihak selama hidupnya.
Baca: Tragedi Keluarga! Berawal dari Teguran Hingga Korban Tewas Akibat Tikaman












Komentar