Namun demikian, dalam tradisi Musda DPD Partai Demokrat Sulteng yang melibatkan seluruh DPC kabupaten dan kota, biasanya keputusan akhir diambil secara aklamasi, terutama jika ketua petahana masih maju atau dicalonkan kembali oleh para ketua DPC.
Anwar Hafid sendiri tercatat sudah tiga kali mengikuti Musda DPD Partai Demokrat Sulteng, dan setiap kali ia berhasil terpilih secara mulus melalui aklamasi.
Menariknya, sepanjang sejarah pencalonannya, Anwar selalu sedang menjabat sebagai kepala daerah. Dua periode lalu saat menjabat Bupati Morowali, dan kini sebagai Gubernur Sulteng.
Meskipun tidak ada aturan tertulis dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai yang mewajibkan aklamasi karena adanya jabatan pemerintahan, para kader Partai Demokrat di Sulteng dinilai solid mendukung, mencalonkan, dan memilih Anwar Hafid kembali untuk memimpin partai berlambang bintang mercy tersebut di periode mendatang.









Komentar