Mansur bahkan mengaku sudah menghubungi Fahri Timur melalui pesan WhatsApp (WA). Ia mempertanyakan kenapa pemberitaan jadi liar seperti ini.
“Kamu catut-catut saya di situ dan tidak pernah tanya ke saya,” katanya ke Fahri Timur.
Mansur juga bilang, ada bahasa yang kurang baik yang dianggapnya memberikan tekanan.
“Fahri Timur ada WA (WhatsApp) sama saya. Ada bahasanya tidak bagus. Katanya jangan mengelola Perusda itu seperti perusahaan pribadi,” ujar Mansur sambil menuturkan percakapannya dengan Fahri Timur.
Sebelum bertemu media melakukan klarifikasi dan jumpa pers, Mansur Latakka ramai menjadi sorotan media.
Terutama soal aliran dana Rp1,7 miliar yang diterima Mansur dari pengusaha bernama Rosi.
Uang itu diduga Rp200 juta mengalir ke Gubernur Sulteng Rusdy Mastura.
Baik Mansur maupun Gubernur Sulteng Rusdy Mastura, sudah membantah keterlibatan Gubernur yang disebut-sebut ikut kecipratan Rp200 juta aliran dana tersebut.
Apa Tanggapan Fahri Timur?
Saat dihubungi media ini via ponselnya terkait tuduhan tersebut, Fahri Timur menyebut bahwa Mansur Latakka telah membuat gadung para elit di Sulteng atas pernyataannya yang kontroversial.
“Waduh, Mansur Latakka ini bikin heboh lagi ini. Setelah menuduh Ahmad Ali, saya lagi yang dia tuduh jadi dalang. Dia mau adu domba semua orang di Sulawesi Tengah ini,” ujar Fahri saat dikonfirmasi via ponsel di Jakarta Jumat (24/11/2023) malam.








Komentar