Menurutnya perubahan yang dilakukan oleh dirinya dari yang sebelumnya juga sekitar 90%, namun demikian akhirnya revitalisasi Taman Nasional dapat rampung di penghujung tahun 2022.
Mewakili masyarakat Kota Palu, Wali Kota menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas program CSR yang dikeluarkan oleh pihak Alfamidi dalam menyediakan pembiayaan revitalisasi Taman Nasional Kota Palu.
Ia menjelaskan ada beberapa hal alasan dirinya merevitalisasi Taman Nasional dengan konsep yang ada, dimana sesuai pesan Bung Karno Presiden RI pertama adalah Jas Merah atau Jangan Sekali-sekali Meninggalkan dan Melupakan Sejarah.
Taman Nasional merupakan taman yang mendeklarasikan Kota Palu masuk dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sekitar 6 dekade yang lalu atau 60an tahun yang lalu.
“Ini menunjukkan bahwa Taman Nasional ini merupakan taman yang memiliki sejarah khusus bahwa di taman inilah diproklamasikannya Kota Palu masuk dalam NKRI. Sehingga diharapkan konsep taman ini adalah taman yang inklusif, integratif, dan kontekstual,” jelasnya.
Ia mengatakan dari lingkungan yang dapat dilihat bahwa Taman Nasional menyiapkan ruang yang sangat terbuka bagi masyarakat, tidak mengenal usia baik anak-anak, remaja, orang tua, bahkan Lansia pun juga bisa memanfaatkan taman ini dalam segala aktivitas.
Di Taman Nasional ini juga diletakkan beberapa catatan-catatan sejarah yang ditempelkan di dinding-dinding taman yang dapat dilihat oleh masyarakat.
Baca: Segera Dibuka, Wali Kota Cek Revitalisasi Taman Nasional








Komentar