“Perempuan cerdas adalah pondasi kemajuan daerah. Kita harus pastikan anak-anak perempuan bisa sekolah setinggi mungkin,” ujar Wagub Reny.
Tantangan Perempuan Sulteng: Kesehatan, Pendidikan, dan Kekerasan
Meski optimis, dr. Reny mengakui masih banyak tantangan, seperti tingginya angka putus sekolah perempuan, kekerasan gender, dan keterbatasan akses layanan kesehatan di daerah terpencil.
“Ini perjuangan panjang. Kita harus lawan stereotip bahwa perempuan hanya di rumah. Mereka punya hak yang sama untuk maju,” tandasnya.
Pesan Kartini 2025: Jadilah Perempuan Tangguh yang Membawa Perubahan
Di akhir pesan, dr. Reny mengajak seluruh perempuan Sulteng untuk tidak menyerah.
“Teruslah melangkah, berkarya, dan buktikan bahwa perempuan Sulteng bisa berdaya. Berani Sehat, Berani Cerdas, dan Berani Berkarya,” katanya.
Peringatan Hari Kartini di Sulteng tahun ini diharapkan menjadi momentum percepatan pemberdayaan perempuan, sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk mewujudkan Sulteng yang lebih sehat, cerdas, dan setara.














Komentar