20 ribu dosis vaksin COVID-19, Diajukan Dinas Kesehatan Sulteng

Selanjutnya, sambung Jumriani, hingga dua bulan terakhir 2022 jumlah vaksin COVID-19 yang dikembalikan akibat kadaluarsa belum banyak bertambah, atau tahapan distribusi yang dilakukan telah sesuai dengan perkiraan kondisi lapangan.

“Tidak lebih dari 30 ribu dosis masih seperti jumlah sebelumnya, karena kondisi lapangan memang sesuai dengan perhitungan kebutuhan,” ucapnya.

“Pengembalian itu juga sesuai dengan prosedur karena memang kami belum memiliki tempat pemusnahan vaksin sehingga itu tidak bisa dilakukan, kecuali vaksin yang rusak atau datang dalam keadaan terbuka dengan jumlah 1 atau 2 botol bisa dilakukan pemusnahan oleh daerah, ” tambahnya.

Adapun realisasi vaksinasi COVID-19 dosis pertama di Sulteng telah mencapai 79,79 persen dari presentase penduduk sebanyak 1.959.959 jiwa dengan target total penduduk 2.452.000 jiwa.

Sedangkan capaian vaksinasi COVID-19 dosis kedua masih berada di angka 54,25 persen dengan jumlah penduduk mencapai 1.330.525 jiwa.

Sementara realisasi untuk booster atau vaksin dosis ke tiga masih 15,50 persen dengan jumlah penduduk 228.346 jiwa.(ant)

 

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Komentar