Evaluasi Kerja Sama Media Lesmana P Kulap Minta Sebarkan Berita Lebih Aktif dan Tepat Waktu

gNews.co.id – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DKISP) Kabupaten Banggai, Lesmana Purnama Kulap, S.Kom, menggelar pertemuan evaluasi bersama 20 media mitra kerja sama pada Kamis (7/8/2025).

Kegiatan ini berlangsung di ruang pertemuan kantor DKISP Banggai dan dihadiri oleh Kabid Pengelolaan Informasi Publik (PIP), Ruslan Damau, Japung Hardiyanto Rauntu, serta beberapa staf DKISP lainnya.

Pertemuan ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan kerja sama antara DKISP dengan media, khususnya terkait efektivitas penyebarluasan informasi dan kelengkapan laporan publikasi dari media mitra.

Dalam arahannya, Kadis Lesmana menegaskan bahwa media kerja sama wajib menyampaikan laporan secara tertib dan tepat waktu.

Ia menyampaikan bahwa sebagian besar media telah mempublikasikan rilis kegiatan pemerintah daerah, namun laporan link berita yang disampaikan kepada DKISP masih belum maksimal.

Sebenarnya tugas media cukup sederhana: setelah berita dipublikasikan, tinggal kirimkan link-nya.

Tapi ternyata masih banyak yang lupa atau terlambat menyampaikan laporan. Ini jadi kendala ketika dilakukan evaluasi anggaran oleh BPK,” tegas Lesmana.

Ia juga menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari upaya Pemda Banggai untuk menyebarluaskan informasi publik secara masif melalui media daring.

DKISP memiliki alokasi anggaran khusus untuk publikasi, sehingga penyampaian laporan menjadi bagian penting dalam proses pertanggungjawaban keuangan.

Lesmana mencontohkan, bila dalam satu tahun dirilis 600 berita oleh DKISP, maka secara logika seharusnya terdapat ribuan link berita yang dilaporkan dari 20 media mitra.

Namun kenyataannya, masih ada media yang hanya melaporkan satu atau dua link saja.

Bayangkan jika satu link diberi nilai Rp10.000, lalu hanya dua yang dilaporkan, itu tidak sesuai dengan nilai kerja sama yang telah disepakati. Ini yang kemudian menjadi sorotan BPK,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia juga mengingatkan pentingnya sinkronisasi antara tanggal rilis berita dengan waktu pelaksanaan kegiatan.

Hal ini berkaitan dengan keakuratan data dalam pelaporan anggaran, mengingat semua sistem pelaporan saat ini sudah berbasis elektronik dan akan diaudit secara ketat.

Selain itu, Kadis DKISP juga menyoroti soal keterlambatan dalam pencairan dana kerja sama media. Ia menyebut hal itu kerap terjadi karena kelengkapan dokumen yang tidak segera dipenuhi oleh beberapa media.

Ada media yang cepat prosesnya karena kelengkapan dokumennya lengkap, tapi ada juga yang lambat, padahal tinggal lengkapi dokumen pertanggungjawaban, lalu bisa langsung kami proses,” tambahnya.

Pertemuan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab antara wartawan dan pihak DKISP.

Sejumlah pertanyaan diajukan terkait sistem pelaporan, mekanisme kerja sama, dan proses pencairan anggaran. Semua pertanyaan dijawab langsung oleh Kadis Lesmana dengan transparan dan terbuka.

Dengan begitu pihak DKISP juga berencana mempermudah pelaporan dengan membuat formulir daring (Google Form) per bulan, agar rekapitulasi link berita dari masing-masing media lebih tertata dan mudah diakses.

Komentar