Anwar Hafid Dinilai Kurang Peka Terhadap Infrastruktur Pendidikan di Sulteng

Sementara, Anwar Hafid yang dikonfirmasi via aplikasi WatsApp pada (15/10/2022) malam mengatakan akan segera meninjau langsung kondisi sekolah – sekolah tersebut.

“Saya baru mau cek dulu fisiknya,” tulis mantan Bupati Morowali dua periode ini lewat pesan singkat WA.

Anwar Hafid juga meminta agar dikirimkan data – data foto terkait kondisi bangunan sekolah.

Diberitakan sebelumnya, Tokoh muda Alkhairaat yang juga Cicit Pendiri Alkhairaat, Habib Idrus bin Salim Aljufri (Guru Tua), Habib Mohammad Sadig Alhabsyi menuntut aparat penegak hukum segera mengusut kasus proyek pembangunan sekolah pasca bencana yang ditangani oleh BP2W Provinsi Sulawesi Tengah.

Tuntutan itu ia sampaikan dalam wawancara dengan media ini di Palu Jumat (14/10/2022).

“Saya menuntut aparat penegak hukum di provinsi ini agar segera mengusut adanya indikasi ketidakbecusan dalam proyek pembangunan sekolah-sekolah yang terdampak bencana 2018,” tegasnya.

Habib Sadig menilai, proyek tersebut sarat dengan bau korupsi yang bisa jadi melibatkan unsur pengelola, BP2W Sulteng, dan kontraktor.

“Bayangkan, ini dana alokasi bencana. Yang dirugikan lembaga pendidikan. Lebih dari Rp 37 M. 19 sekolah direhab asal-asalan. Beberapa di antaranya madrasah Alkhairaat adalah korbannya. Kalau lembaga pendidikan diperlakukan begini dan dibiarkan, bagaimana nasib generasi muda kita ke depan,” lanjutnya.

Baca: Proyek Rp 37, 41 Miliar Diduga Rugikan Negara, KRAK Lapor BP2W Sulteng ke Kejati

Komentar