Kondisi infrastruktur di wilayah mereka, terutama jalan dan jembatan diharapkan mendapat perhatian serius.
“Bisa dapat betul betul menjadi perhatian pemerintah daerah,” kata mereka.
Dialog yang berlangsung dalam suasana santai membuat para Ketua Pemuda Klasis merasa dekat dengan AKA meski baru pertama kali bertemu.
Salah seorang dari Klasis menyatakan bahwa mereka butuh figur seperti AKA, meski punya posisi penting tapi tidak kaku dan formal kalau dialog, apalagi menggurui, sehingga tidak terkesan ada jarak atau sekat.
“Mungkin karena usia kita yang tidak beda jauh membuat bisa cepat akrab meski baru pertama ketemu,” ungkapnya.
Baca: Waketum NasDem ‘Diserbu’ Ribuan Warga Kabupaten Balut, AA: Dalam Tubuh yang Sehat ada Jiwa yang Kuat














Komentar