Untuk penanganan longsoran atas dan bawah pada ruas Marowo-Ampana, dilakukan dengan metode design perkuatan tebing.
Design ini menggunakan geotextile non woven, sebagai jaring perlindungan lereng dan pembuatan saluran pelimpah atau spillways.
Baca: Ada Kerusakan di Proyek Rp21 Miliar Milik BPJN, Dugaan PHO Dipaksakan














Komentar