gNews.co.id – Pengadilan Negeri (PN) Luwuk bersama Dharmayukti Karini Cabang Luwuk menggelar pertemuan rutin yang dirangkaikan dengan Peringatan Hari Ibu ke-97 bertema “Perempuan Cerdas adalah Kunci Dukungan Efektif Bagi Keberhasilan Keluarga”, pada Jumat (12/12/2025).
Acara yang berlangsung di Kantor PN Luwuk ini dihadiri Kepala PN Luwuk Suhendra Saputra, S.H., M.H., Wakil Ketua PN Widodo Hariawan, S.H., M.H., Wakil Ketua Pengadilan Agama Adam Malik, S.Hi., para hakim, Ketua Dharmayukti Karini Cabang Luwuk Devi Suhendra, Tiara Sarman, serta berbagai organisasi perempuan seperti Kejaksaan Negeri Banggai, Bhayangkari, Jalasenastri, TP PKK Banggai, Pengadilan Agama Luwuk, hingga Bank Sulteng.
Dalam sambutannya, Kepala PN Luwuk Suhendra Saputra menekankan pentingnya peran ibu dan perempuan sebagai penopang keharmonisan rumah tangga serta karier suami, khususnya bagi para aparatur peradilan yang menghadapi tekanan kerja cukup tinggi.
Semua harus saling terbuka agar tercipta ketenangan dalam keluarga. Hakim bekerja dalam sistem yang ketat dan membutuhkan dukungan psikologis dari keluarga, terutama dari seorang ibu dan istri,” ujarnya.
Lebih lanjut Suhendra juga menambahkan bahwa tantangan pekerjaan di era digital turut memberikan tekanan baru.
Oleh karena itu, stabilitas keluarga menjadi faktor penentu keberhasilan suami dalam menjalankan tugas profesi.
Banyak yang mengalami stres menghadapi tuntutan kinerja kekinian. Karena itu, dukungan istri sangat penting menjaga keharmonisan rumah tangga,” tambahnya.
Ketua PN Luwuk ini juga menyampaikan rencana berkoordinasi dengan Bupati Banggai untuk menyelenggarakan pertemuan besar yang melibatkan seluruh organisasi perempuan guna memperkuat ketahanan keluarga di tingkat daerah.
Setelah sesi sambutan, kegiatan berlanjut dengan workshop bertema pengelolaan emosi dan komunikasi efektif dalam keluarga.
Menghadirkan psikolog Gracia Jason Magdalena Sihombing, M.Psi., Psikolog, dengan moderator langsung oleh Suhendra Saputra Kepala PN Luwuk.
Gracia menjelaskan bahwa kemampuan mengelola emosi merupakan fondasi dalam membangun hubungan keluarga yang sehat.
Salah satu contoh yakni Emosi adalah bagian dari respons psikologis dan fisiologis. Kita perlu melatih diri untuk mengendalikan emosi secara konstruktif, baik perempuan maupun laki-laki,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Dharmayukti Karini Cabang ( KDKC ) Luwuk, Devi Suhendra, menyampaikan pada awak media bahwa organisasi akan terus berjalan serta menghadirkan rencana kegiatan yang bermanfaat dan relevan bagi anggota.
Dalam sebuah diskusi membawa materi pengelolaan emosi sangat penting bagi ibu-ibu masa kini.
Kami ingin setiap program memberikan wawasan dan dampak positif bagi keluarga maupun lingkungan,” ungkap Devi.
Ia juga menambahkan bahwa Dharmayukti Karini tengah menyiapkan agenda pertemuan rutin dua bulanan serta kegiatan khusus menjelang peringatan Hari Kartini pada 2026.
( DQ74 )






Komentar