Di Haul Guru Tua, Longki Djanggola Kenang Keteladanan Habib Idrus dalam Kesederhanaan dan Keikhlasan

Setiap malam Jumat, Longki dan ibunya, Hj. Aminah Sasung Manoppo, rutin mengunjungi kediaman Guru Tua di Kambonji untuk berzikir bersama. 

Warisan yang Abadi

Longki menegaskan, perjuangan Guru Tua melampaui zaman.

“Dakwah beliau tak butuh pujian atau fasilitas mewah. Semua dilandasi keikhlasan,” jelas politisi Partai Gerindra itu.

Gubernur Sulteng dua periode (2011-2021) ini berharap nilai-nilai itu terus hidup di hati Abnaul Khairaat dan masyarakat Indonesia. 

“Insyaallah, pengabdian Guru Tua diterima Allah SWT dan menjadi penerang bagi kita semua,” ujar Longki, diiringi doa bersama ribuan hadirin. 

Penutup: Jejak yang Tak Terhapus

Kisah Guru Tua mungkin tak banyak tertulis dalam buku sejarah, tetapi abadi dalam ingatan para murid dan saksi mata seperti Longki Djanggola.

Perjuangannya yang dimulai dari atas gerobak sapi kini menjelma menjadi legacy besar: Alkhairaat, institusi pendidikan yang terus mencetak generasi unggul.

Baca: Ketua Umum PP HPA Imbau Jamaah Haul Guru Tua Jaga Ketertiban dan Taat Lalu Lintas

Komentar