Mereka menganggap bahwa ada dugaan skenario untuk memenangkan perusahaan tertentu.
Jika dipaksakan, tentunya akan menambah kejanggalan-kejanggalan lainya.
Dokumen tender milik PT Sarana Multi Usaha disebut-sebut banyak manipulatif.
Terbongkarnya dokumen tender pemenang proyek itu, menunjukan bahwa kuat dugaan ada skenario di balik tender jalan akses Danau Lindu.
Senada juga disampaikan oleh peneliti KRAK Sulteng, Abd Salam bahwa hasil pemantauan di laman LPSE Kementrian PUPR bermasalah.
Masalah tersebut untuk paket tender dengan kode RUP 35760559 ini telah memunculkan pemenang PT Sarana Multi Usaha yang diduga kuat telah disiapkan sejak awal.
Hal ini, menurutnya bahwa penetapan perusahaan pemenang tersebut adalah hasil dari kejanggalan dalam proses tender itu dilakukan.
Yang anehnya dalam pemilihan penyedia, terdapat persyaratan yang harus dipenuhi oleh penyedia ketika harus lulus administrasi.
Semakin aneh lagi, perusahaan yang ditetapkan jadi pemenang telah melampirkan dokumen yang diduga palsu tapi bisa lolos evaluasi.
“Ini perlu diselidiki oleh Inspektorat atau KPK. Sudah pasti ada skenario dalam proses itu,” tegas Abd Salam.
Baca: Usut Sengkarut Problem Hingga Dugaan PHO Fiktif Proyek Rehab Rekon di BP2W Sulteng










Komentar