Dua Program Unggulan BERANI Mulai Dirasakan Masyarakat Sulteng

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bahkan menyiapkan dana khusus bagi korban pembacokan atau perkelahian yang tidak ditanggung BPJS.Nurhidayah, pasien lain, juga merasakan manfaat Berani Sehat meskipun BPJS-nya sudah lama menunggak.

Dedi Purwanto, pasien rujukan dari RS Poso yang harus dioperasi di RSUD Undata, juga menyampaikan apresiasinya.

“Alhamdulillah, pelayanan cepat dan tanggap, rujukan dari RSUD Poso, begitu masuk Undata subuh, paginya langsung ditangani dan operasi kepala yang terbentur,” ungkapnya.

Berani Cerdas Sulteng Nambaso: Satu Rumah Satu SarjanaSelain kesehatan, sektor pendidikan juga menjadi fokus utama melalui program Berani Cerdas Sulteng Nambaso yang bertujuan mewujudkan satu rumah satu sarjana.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadis Dikbud) Sulteng, Yudiawati V. Windarrusliana, mengungkapkan bahwa program ini telah menarik minat luar biasa.

“Sejak dibuka pendaftaran Berani Cerdas, sebanyak 79.645 orang anak yang mendaftar dan minggu depan kita buka tahapan 2 untuk meng-upload persyaratannya,” ujar Yudiawati pada Rabu malam (4/6/2025).

Program ini memberikan beasiswa, seragam sekolah, dan sepatu bagi siswa tidak mampu dan berprestasi. Selain itu, dana BOSDA ditingkatkan dan biaya prakerin bagi siswa SMK juga diperhatikan. Untuk mahasiswa tidak mampu, bantuan biaya pendidikan (Uang Kuliah Tunggal/UKT) diberikan dari semester 1 hingga semester.

Baca: Belasan Ribu Warga Palu Ikuti Jalan Sehat Bersama Pasangan BERANI: Polisi Jamin Keamanan

Komentar