Namun, dengan bantuan dari PT United Tractors, seperti pembangunan 3 ruang belajar, hibah mobil praktik, hingga alat berat jenis PC-400, SMKN 8 mampu meningkatkan kualitas pembelajaran.
“Kami adalah satu-satunya sekolah binaan resmi United Tractors di Sulteng. Banyak yang ingin masuk, tapi harus melalui sistem,” ujar Kepsek Asrul.
Ia juga memohon perhatian Gubernur untuk akses jalan dari gerbang ke dalam sekolah yang belum diaspal dan rawan kecelakaan saat hujan, yang proposalnya telah diajukan sejak dua tahun lalu namun belum terealisasi.
Perwakilan dari PT United Tractors Cabang Palu, Bapak Candra, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari pilar pendidikan UT Future yang fokus membina SMK-SMK melalui program SOBAT.
“Hibah ini adalah bukti nyata komitmen kami untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di bidang teknik alat berat,” ujarnya, seraya berharap sinergi ini dapat terus berlanjut dan ditingkatkan tahun depan.
Menutup sambutannya, Gubernur Anwar Hafid berpesan agar semua pihak berpikir jangka panjang dalam membangun pendidikan di Sulteng.
“Mungkin hasilnya belum terasa dalam 5 tahun. Tapi insya Allah, 10-20 tahun ke depan, kita akan melihat betapa pentingnya fondasi yang kita tanam hari ini. Kita bangun Sulteng untuk 2045,” tandasnya.














Komentar