Gubernur Sulteng Apresiasi Hibah Alat Praktik dari United Tractors untuk SMKN 8 Palu, Perkuat Pendidikan Vokasi

gNews.co.id – Gubernur Sulteng, Anwar Hafid menghadiri acara penyerahan hibah alat praktik dari PT United Tractors Tbk (UT) kepada SMK Negeri 8 Kota Palu.

Penyerahan ini merupakan bagian dari program CSR pendidikan SOBAT (Sekolah Binaan United Tractors) dan menjadi momentum penting kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, dan dunia pendidikan dalam mendukung penguatan pendidikan vokasi di Sulawesi Tengah (Sulteng).

Acara yang digelar secara simbolis dengan penandatanganan berita acara serah terima (BAST) ini menunjukkan komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan kejuruan.

Gubernur Anwar Hafid dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi atas dukungan PT United Tractors terhadap sekolah kejuruan di Sulteng, khususnya jurusan Teknik Alat Berat. Ia bahkan mengaku kehadirannya di acara ini merupakan inisiatif pribadi, bukan agenda formal.

“Kemarin ajudan saya tanya, siapa yang wakili? Saya bilang tidak, saya sendiri yang mau datang. Karena saya ingin mengapresiasi secara langsung kontribusi luar biasa dari United Tractors,” ungkap Gubernur Anwar Hafid.

Ia menegaskan bahwa kehadiran alat praktik ini sangat relevan dengan visi pemerintah provinsi dalam membenahi pendidikan vokasi sebagai solusi nyata menekan angka pengangguran terbuka di Sulawesi Tengah, yang saat ini mencapai hampir 300 ribu jiwa per tahun.

“Saya ingin anak-anak kita masuk ke dunia kerja bukan hanya bermodal ijazah, tapi juga keterampilan yang dibuktikan dengan sertifikat. Kita ingin mereka masuk sebagai tenaga terampil, bukan hanya jadi petugas kebersihan,” tandasnya.

Lebih lanjut, Gubernur Anwar Hafid juga menyampaikan bahwa Pemprov Sulteng saat ini tengah menyiapkan sistem ‘Bursa Lapangan Kerja” berbasis digital di bawah program’
BERANI Kerja untuk menjembatani lulusan SMK dan sarjana dengan kebutuhan dunia industri. Ia menekankan pentingnya kualitas lulusan, bukan hanya kuantitas.

“Kalau PT United Tractors butuh 10 orang dan belum ada yang memenuhi syarat, kita latih dulu di Balai Latihan Kerja, sampai siap. Setelah itu baru kita kirim. Kita tidak ingin hanya sekadar ‘berani kerja’, tapi harus juga ‘berkualitas’ dan punya daya tawar,” katanya.

Selain itu, Pemprov Sulteng juga telah menganggarkan beasiswa untuk 80.000 mahasiswa tahun ini, baik dari keluarga tidak mampu maupun mereka yang berprestasi dengan IPK di atas 3,7.

“Jangan lagi ada alasan tidak bisa kuliah karena biaya. Cukup bawa surat keterangan tidak mampu dari lurah atau kepala desa, atau buktikan IP tinggi. Semua kita siapkan,” jelasn Gubernur Anwar Hafid.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMKN 8 Palu, Drs. Asrul Naguala, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian pemerintah dan dunia industri.

Ia menjelaskan bahwa SMKN 8 saat ini memiliki 4 jurusan, yaitu Geologi Pertambangan, Teknik Alat Berat, Teknik Kimia Industri, dan Teknik Reklamasi dan Rehabilitasi Hutan.

Dengan jumlah siswa yang terus meningkat hingga 800 orang tahun ajaran baru, sekolah menghadapi keterbatasan ruang belajar dan fasilitas praktik.

Baca: Gubernur Anwar Hafid Dorong Investasi Alfaland Group di Wilayah Barat Sulteng

Komentar