Jalan ‘Buntu’ Menidak Pelaku Dugaan PETI Lobu-Lambunu Parigi Moutong, Begini Kata Dirkrimsus Polda Sulteng

Contoh kasus belum lama ini, sebut Hengky, PETI di Desa Tambarana, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso, ada 4 korban jiwa akibat longsor di lokasi PETI.

“Kalau sudah seperti itu kejadiannya, siapa yang bertanggung jawab. Ini yang harus dipikirkan aparat,” jelas Hengky.

Ia meminta agar para pelaku dan cukong PETI di Lobu dan Lambunu segera diseret dan diproses secara hukum sesuai undang-undang yang berlaku.

Sejumlah informasi yang berhasil dihimpun Tim Media, sejauh ini dugaan aktivitas PETI di Lobu dan Lambunu terus berlangsung. Bahkan para pelaku dan cukong diduga dibekingi aparat tertentu yang punya jabatan bintang di pundaknya.

Selain itu, informasi yang dihimpun Tim Media, diduga PETI tersebut dibekingi oleh oknum anggota dewan di Parigi Moutong dan ditengarai melibatkan aparat desa setempat.

Sementara, Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Sulteng, Kombes Pol Bagus Setiyawan yang dikonfirmasi Tim Media mengaku sedang menyusun tim untuk turun penertiban.

“Iya bang. Ini rencana kami turunkan tim kembali,” jawan Kombes Pol Bagus Setiyawan lewat aplikasi WatsApp (WA), Rabu (4/9/2024).

Sebelumnya, Kepala Seksi II Gakkum Wilayah Sulteng-Sulbar, Muh. Amin yang dikonfirmasi tak menjawab saat ditanya soal tim gabungan yang turun ke lokasi PETI dua pekan lalu.

Baca: Dugaan Aparat Terlibat PETI Lobu Parigi Moutong Asbab Polda Sulteng dan Gakkum Bungkam?

Komentar