Kemensos Resmikan Lumbung Sosial Baru di Indramayu untuk Kesiapsiagaan Bencana

Gus Ipul menekankan bahwa lumbung sosial ini hanya dapat digunakan dalam masa darurat bencana setelah adanya deklarasi resmi dari bupati.

“Penggunaan lumbung sosial harus melalui prosedur yang berlaku. Ini untuk memastikan logistik digunakan tepat sasaran,” tandasnya.

Dukungan Masyarakat dan Pemerintah Daerah

Ketua lumbung sosial Kecamatan Terisi, Kasnawi, menyambut baik program ini. “Saya senang dengan logistik ini. Ini bisa mengurangi rasa sedih warga saat musibah datang dan menjadi langkah antisipasi yang cepat,” ungkapnya.

Selain meresmikan lumbung sosial, Gus Ipul juga memaparkan berbagai program Kemensos di Kabupaten Indramayu, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan sembako, permakanan bagi lansia dan penyandang disabilitas, serta bantuan anak yatim-piatu (YAPI), yang totalnya mencapai Rp793 miliar lebih.

Gus Ipul juga mengapresiasi Bupati Indramayu, Nina Agustina, atas sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah. “Di akhir masa jabatannya, Ibu Bupati masih semangat memberikan warisan yang baik. Ini menjadi inspirasi dan amal yang luar biasa,” tutur Gus Ipul.

Pembangunan Rumah Layak Huni

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Gus Ipul turut meninjau pembangunan 93 unit rumah layak huni bagi nelayan yang terdampak rob air laut.

Program ini merupakan sinergi antara Pemkab Indramayu dan Kemensos, yang menunjukkan komitmen bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Peresmian lumbung sosial ini menegaskan komitmen Kemensos dalam meningkatkan kesiapsiagaan bencana di daerah rawan, sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat Indramayu.

Baca: Mentan dan Menteri Transmigrasi Teken MoU Percepat Swasembada Pangan

Komentar