gNews.co.id – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Perwakilan Sulawesi Tengah pada Ahad (1/3/2026) menerjunkan Tim Pemantauan dan Investigasi ke RSUD Kolonodale, Kabupaten Morowali Utara (Morut).
Langkah ini diambil sebagai respons atas laporan dugaan malpraktik yang berujung pada meninggalnya seorang pasien usai menjalani prosedur operasi amandel yang seharusnya bersifat rutin.
Kepala Komnas HAM Perwakilan Sulawesi Tengah, Livand Breemer dalam keterangan tertulisnya menegaskan bahwa hilangnya nyawa dalam fasilitas kesehatan publik merupakan pelanggaran serius terhadap Hak atas Hidup dan Hak atas Kesehatan yang harus dipertanggungjawabkan secara transparan.
Mandat Investigasi: Mencari Kebenaran Materiil
Tim Investigasi Komnas HAM Sulteng dibekali mandat untuk melakukan pendalaman menyeluruh guna memastikan apakah terjadi kelalaian prosedur (negligence) atau pelanggaran standar pelayanan medis.
Beberapa agenda investigasi yang akan dilakukan antara lain:
· Audit Prosedur: Tim akan meninjau kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) pra-operasi, saat tindakan, hingga penanganan pasca-operasi.
· Klarifikasi Manajemen: Komnas HAM akan meminta keterangan resmi dari jajaran direksi RSUD Kolonodale, tim dokter yang menangani, serta pihak Dinas Kesehatan dan Pemerintah Kabupaten Morowali Utara.








Komentar