Kru Videotron Melapor ke Polda Diduga Dikeroyok Tim Pemenangan Anwar-Reny: Ada Intimidasi?

Akibat pengeroyokan, para korban alami luka di tangan, di bawah telinga dan wajah. Diduga terkena pukulan alias bogem mentah dari tim Anwar-Reny.

Padahal, Sm sudah berusaha menjelaskan kepada tim Anwar-Reny bahwa tidak ada upaya kesengajaan seperti yang dituduhkan. Murni karena gangguan teknis. Namun tim Anwar-Reny tidak menerima alasan itu dan justru tambah kesal.

“Sebelum dikeroyok, saat acara sementara berlangsung saya sudah ditendang di belakang panggung saat mencoba memperbaiki kendala teknis videotron,” katanya.

Yang lebih mencengangkan lagi, Sm dan rekan-rekannya juga mendapat ancaman. Yang mengancam mereka adalah seorang pria muda. Pria itu disebut-sebut keluarga dekat Anwar Hafid, bakal calon Gubernur Sulteng 2024.

Malam itu ia tampak emosi. Benar-benar tidak menerima tampilan videotron terjadi kendala teknis.

“Dia bilang ke saya ‘bagaimana pertanggung jawaban mu dengan videotron ini, apa alasannya? Kami ini lagi cari suara, kau kasih hancur acaranya kami. Kau mau videotron mu ini saya kasih hancur, atau kau saya bu**h’, ucap SM menirukan perkataan pria muda itu.

Saat diinterogasi dan menerima ancaman, Sm dibawa ke belakang panggung, di tempat yang sepi. Ada beberapa orang bersama pria muda itu.

Karena tidak mau ribut, Sm sudah menawarkan untuk potong harga. Karena gangguan terjadi memang kelalaian dari mereka. Tapi pihak Anwar-Reny tetap tidak mau menerima.

“Alasan kami tidak mereka terima. Katanya kami bikin acara mereka hancur. Bukan urusan uang atau bayaran lagi, tapi mereka ingin acara bagus karena sedang cari suara,” katanya.

Baca: Ratusan UMKM Turut Meriahkan Deklarasi dan Temu Masyarakat Pasangan BERANI di Donggala

Komentar