Kru Videotron Melapor ke Polda Diduga Dikeroyok Tim Pemenangan Anwar-Reny: Ada Intimidasi?

Ada hal lain juga disesalkan Sm. Tasnya sempat dirampas oleh tim Anwar-Reny. Padahal ia sudah berusaha mempertahankan tasnya. Tapi tetap tidak bisa. Dalam tas itu berisi laptop dan beberapa peralatan videotron yang dibawa dari rumah.

“Mereka akhirnya kembalikan tas ku setelah situasi reda. Tapi uang dalam tasku 3 juta, tersisa hanya 50 saja. Semua uang hilang,” ujar SM.

Atas kejadian ini, Sm dan beberapa rekannya sudah diperiksa di Polda Sulteng. Mereka sudah memberi keterangan atas laporan polisi kejadian ini.

“Yang melapor bukan saya, tapi kejadian ini sudah dilaporkan korban lainnya. Kami berharap laporan polisi diproses,” ungkapnya saksi yang juga jadi korban pengeroyokan.

Sementara, Anwar Hafid (AH) yang dikonfirmasi Tim Media hanya menyampaikan bahwa saat ini jadwalnya begitu padat. Dia juga baru tiba dari luar daerah.

“Saya baru tiba di Jakarta kemarin pagi langsung ke Donggala. Oke dinda sementara diatur waktunya, karena masih padat acaraku,” jawab AH via aplikasi WatsApp, Kamis (22/8/2024).

Baca: PKS Tegas Hanya Pasangan BERANI di Usung di Pilgub Sulteng, AH Ingatkan Masyarakat Jangan Mau Dibeli Suaranya

Komentar