Pemeriksaan vertigo yang biasanya dokter rekomendasikan, meliputi:
Pemeriksaan Fisik Vertigo
Jika kamu mengalami kondisi yang mengarah pada vertigo, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter. Kamu akan mendapatkan pemeriksaan fisik vertigo atau penunjang jika dibutuhkan.
Jenis pemeriksaan ini biasanya dilakukan untuk memeriksa gejala dan faktor risiko meningkatnya vertigo pada seseorang, contohnya melihat riwayat keluarga dengan vertigo.
Menurut dr. Dyah Novita Anggraini butuh tes lebih spesifik untuk mendiagnosis seseorang mengalami vertigo. “Yang lebih spesifik lagi ada tes pengujian impuls kepala atau manuver Dix-Hallpike,” katanya.
Berikut penjelasan mengenai tes untuk mendiagnosis vertigo:
- Head Impulse
Pemeriksaan head impulse dilakukan dengan menggerakan kepala tiba-tiba sambil menghentakannya. Pasien duduk tegak dengan mata fokus pada hidung pemeriksa.
Kemudian, pemeriksa akan tiba-tiba menggeleng kepala pasien ke kanan dan balik ke posisi semula. Lalu, melakukan hal serupa ke arah kiri.
- Nystagmus
Pemeriksaan ini menguji fokus mata pasien tanpa menggerakkan kepala. Mata pasien akan mengikuti jari pemeriksa ke kanan dan kiri.
Pemeriksaan ini juga dapat dilakukan dengan manuver Dix Hallpike atau gerakan untuk mendiagnosis vertigo.
- Test of Skew
Pemeriksaan ini dilakukan dengan membuka dan menutup mata pasien. Nantinya, bila timbul deviasi vertikal (penyimpangan) pada mata, maka dapat ditentukan jenis vertigo yang kamu alami. - Rombeg Test
Pemeriksaan ini untuk mengetes keseimbangan pasien. Nantinya, hasil pemeriksaan ini menyimpulkan jenis vertigo yang alami oleh pasien. Cara melakukan Romberg test adalah pasien berdiri tegak dengan tangan diletakkan di samping tubuh. Lalu, pasien menutup mata. Jika pasien berdiri dengan tidak stabil; maka penyebab gangguan ada pada sistem saraf pusat.
- Fukuda Unterberger’s Test
Pemeriksaan atau Fukuda Unterberger’s Test dilakukan dengan memeriksa keseimbangan pasien. Dokter akan meminta pasien berdiri selama 30 detik dengan mata tertutup.
Jika pasien berputar pada satu sisi, maka vertigo disebabkan gangguan pada telinga bagian dalam.








Komentar