gNews.co.id – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-41 tingkat Sulawesi Tengah yang dipusatkan di Kabupaten Banggai berlangsung meriah pada Senin (25/8/2025) di Lapangan Mirqan, Kompleks Perkantoran Bukit Halimun, Luwuk Selatan.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi serta Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid, yang menambah semarak perayaan dengan tema “Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045.”
Rangkaian acara diwarnai parade anak daerah dengan pakaian tradisional, drama musikal, hingga penampilan anak-anak penyandang disabilitas yang membawakan tari kreasi di hadapan Menteri Arifah.
Turut hadir Asisten Deputi Perlindungan Khusus Anak KemenPPPA Ratna Susianawati, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Sulteng Rudi Dewanto, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Ramli Tongko, Ketua TP PKK Banggai Syamsuarni Amirudin, serta para kepala Dinas P2KBP3A se-Sulawesi Tengah.
Menteri Arifah mengapresiasi Pemkab Banggai atas penyelenggaraan HAN 2025 yang dinilai meriah serta mendorong Banggai menjadi pilot project kabupaten ramah anak.
Ia juga menyerukan gerakan bermain dan berolahraga berbasis kearifan lokal agar anak tidak terlalu bergantung pada gadget, sekaligus memberikan hadiah berupa sepeda dan peralatan sekolah kepada anak-anak.
Sebagaimana amanat Presiden, kita harus bergandengan tangan, berkolaborasi dan bersinergi untuk mewujudkan Indonesia ramah anak,” tegas Menteri PPPA.
Sementara itu, Gubernur Anwar Hafid berharap ke depan Sulawesi Tengah dapat menjadi provinsi layak anak. Ia berkomitmen memenuhi sepuluh rekomendasi Forum Anak Provinsi Sulteng.
Pada kesempatan itu, Gubernur juga mengukuhkan Pengurus Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) Banggai 2025 dan Forum Anak Provinsi Sulteng 2025–2027.
Bupati Banggai Amirudin menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan menjadikan Banggai tuan rumah HAN 2025.
Menurutnya, keberhasilan melindungi anak dan perempuan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi perlu kolaborasi bersama masyarakat, dunia usaha, hingga seluruh pemangku kepentingan.














Komentar