gNews.co.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) mulai memetakan berbagai tantangan strategis dalam pelaksanaan program prioritas nasional di daerah.
Mulai dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG), penanganan anak tidak sekolah, hingga penguatan ketahanan pangan semua harus berjalan di tengah tekanan efisiensi anggaran.
Pemetaan ini mengemuka dalam Rapat Koordinasi Evaluasi Pelaksanaan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka Tahun 2026, yang dibuka secara resmi oleh Gubernur Sulteng, Anwar Hafid di Gedung Serbaguna Matano, Morowali, Kamis (13/5/2026).
Dalam arahannya, Gubernur Anwar Hafid menegaskan bahwa pemerintah daerah kini memegang peran strategis sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat.
Tugas utamanya, memastikan seluruh program prioritas nasional berjalan efektif hingga menjangkau wilayah-wilayah terpencil.
“Hari ini saya tidak hanya berdiri sebagai gubernur, tetapi juga mewakili pemerintah pusat di daerah. Fokus kita adalah memastikan program Asta Cita benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah,” tegas Gubernur Anwar Hafid.
Menurutnya, kebijakan efisiensi anggaran memang berdampak pada ruang fiskal daerah. Namun di sisi lain, program nasional melalui Asta Cita justru menjadi penggerak penting bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Program nasional ini menjadi kekuatan penting bagi daerah. Karena itu, sinergi pusat, provinsi, dan kabupaten/kota harus diperkuat agar seluruh program berjalan tepat sasaran,” katanya.
Gubernur Anwar Hafid juga mengingatkan bahwa rapat koordinasi ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum strategis untuk menyatukan langkah pemerintah daerah dalam menghadapi dinamika global dan tantangan fiskal yang semakin kompleks.
“Keberadaan kita di Morowali hari ini bukan sekadar formalitas, tetapi bagian dari upaya menyatukan kekuatan menghadapi dinamika global dan kebutuhan reformasi birokrasi,” ungkap Gubernur Anwar Hafid.
Mantan Bupati Morowali dua periode itu mencontohkan dampak situasi global seperti perang dan ketidakstabilan harga minyak dunia yang turut memengaruhi kondisi ekonomi nasional maupun daerah.
Baca: Pemprov Sulteng Gercep Urus KPN, Wagub Reny Bersama Ridha Saleh Tinjau Lokasi














Komentar