Di akhir sambutannya, Rudi Dewanto mengajak seluruh pihak yang terlibat mulai dari perangkat daerah, aparat penegak hukum, pelaku usaha tambang, hingga mitra terkait untuk menunjukkan komitmen nyata.
“Kami ingin melihat seluruh pihak menunjukkan komitmen nyata untuk mewujudkan kegiatan tambang yang tertib perizinan, aman dijalankan, ramah lingkungan dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Sosialisasi ini dihadiri oleh berbagai unsur, termasuk perangkat daerah, aparat penegak hukum, pelaku usaha tambang, dan mitra terkait.
Bungkam Soal Vatutela dan Poboya
Namun, ketika dikonfirmasi oleh awak media mengenai dugaan aktivitas PETI di Kelurahan Vatutela dan Poboya, Rudi Dewanto memilih untuk bungkam dan tidak memberikan jawaban.
Sikap ini menjadi catatan tersendiri di tengah komitmen yang disuarakan Pemprov Sulteng untuk menertibkan PETI.
Seperti diketahui, tambang di Poboya tengah jadi sorotan lantaran dalam beberapa waktu belakangan terjadi insiden kecelakaan hingga menelan korban jiwa.
Baca: Nelangsa PETI Poboya? Sehari Dua Insiden, Satu Tewas dan Seorang Luka-luka








Komentar