Dalam operasi yang berlangsung dari Januari hingga April 2024, ratusan orang diduga anggota geng motor ditangkap. Beberapa di antaranya dibina, sementara lainnya harus menghadapi proses hukum.
Selain itu, kepolisian juga berhasil menyita sejumlah kendaraan dan senjata tajam yang digunakan oleh para pelaku.
Dalam salah satu operasi, seorang anggota geng motor tewas akibat melawan petugas saat hendak ditangkap.
Meskipun begitu, tindakan tegas ini dinilai berhasil menciptakan kembali rasa aman di Kota Palu, terutama pada malam hari. Jalan-jalan yang sebelumnya sepi karena ketakutan warga kini kembali ramai.
Reza, seorang pengemudi ojek online, mengaku merasa lebih aman setelah operasi penumpasan geng motor dilakukan.
“Dulu saya selalu was-was saat melintas di Jl Gajah Mada, apalagi di atas pukul 23.00 Wita. Sekarang, saya bisa bekerja lebih tenang,” ujarnya.
Ia pun menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Polda Sulteng di bawah kepemimpinan Irjen Pol Agus Nugroho, yang terus gencar memberantas aksi geng motor di Kota Palu.
Selain itu, Polresta Palu juga berhasil menggagalkan rencana penyerangan oleh sekelompok geng motor pada Januari 2024. Sebanyak 96 orang yang diduga terlibat dalam aksi tersebut telah diamankan untuk pembinaan dan penyelidikan lebih lanjut.
Kapolresta Palu, Kombes Pol Barliansyah, menyatakan bahwa pihaknya akan memanggil para orang tua dari anggota geng motor tersebut untuk membuat surat pernyataan, guna mencegah tindakan kriminal serupa di masa depan.
Berbagai upaya yang dilakukan oleh Polda Sulteng dan Polresta Palu ini diharapkan dapat terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Provinsi Sulteng, sekaligus memberikan rasa aman bagi warganya.








Komentar