Polemik Undangan Pelantikan Moh. Nadir Sudah Jelas, Sofyan Lembah: Gubernur Jangan Dijadikan Tumpuan Kesalahan

gNews.co.id – Pelantikan 36 pejabat eselon II Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) oleh Gubernur Anwar Hafid pada Rabu (31/12/2025), diwarnai perhatian khusus terhadap satu nama yang tidak ikut dilantik, Moh. Nadir Lembah.

Mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sulteng itu diketahui sedang dalam proses persiapan pensiun dan berstatus nonjob.

Nadir, yang merupakan alumni IPDN, menghadiri acara pelantikan setelah menerima undangan, namun namanya tidak masuk dalam daftar pejabat yang dilantik.

Jabatannya kini diisi oleh Ikhsan Basir, yang sebelumnya menjabat sebagai staf ahli.

Klarifikasi dari BKD Sulteng
Mantan Plt. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) sekaligus Kepala Biro Hukum Setda Sulteng, Adiman, memberikan klarifikasi resmi.

Ia menjelaskan bahwa tidak dilantiknya Moh. Nadir Lembah didasarkan pada pertimbangan kemanusiaan dan faktor kesehatan, sesuai hasil konsultasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan surat keterangan dokter.

“Beliau sudah sementara mengurus pensiun dan secara kesehatan belum memungkinkan untuk kembali menduduki jabatan struktural,” ungkap Adiman, dikutip dari harian RadarSulteng, Senin (5/1/2026).

Adiman mengakui terjadi kekeliruan dalam proses komunikasi. BKD telah berupaya menarik undangan pelantikan yang telah dikirim, namun undangan berupa foto pesan WhatsApp telah lebih dulu diteruskan, sehingga Nadir tetap hadir.

“Untuk kondisi ini, kami selaku Plt. Kepala BKD mohon maaf,” ucap Adiman dalam klarifikasinya, Minggu (4/1/2026).

Soroti Etika Birokrasi

Persoalan ini mendapat tanggapan dari praktisi pemerintahan dan mantan Ketua Ombudsman Sulteng, Sofyan Farid Lembah.

Ia menilai peristiwa ini bukan sekadar masalah administratif, tetapi menyangkut etika birokrasi.

“Ini soal adab pemerintahan. Etikanya tidak ada komunikasi terlebih dahulu kepada yang bersangkutan. Ini harus menjadi catatan penting bagi pejabat BKD yang baru,” tegas Sofyan.

Baca: Gubernur Sulteng Anwar Hafid Masuk Jajaran ‘Main Character Energy 2025’ Gegara Program Ini

Komentar