Program pangan adalah isu strategis dan menjadi program prioritas nasional. Ia berharap dengan dibangunnya kembali KPN Talaga, dapat memperkokoh kemandirian pangan daerah.
“Memberdayakan sekaligus meningkatkan ekonomi petani, serta mendorong industrialisasi di pedesaan,” tegas Gubernur Anwar Hafid.
Sementara itu, M. Ridha Saleh yang juga bertugas sebagai Tenaga Ahli Satuan Tugas Percepatan Hilirisasi dan Ketahanan Energi Nasional, menjelaskan bahwa perizinan KPN Talaga sudah lengkap.
Infrastruktur pendukung seperti jalan dan air juga telah tersedia. Bahkan, lahan yang sudah dibersihkan (land clearing) mencapai 200 hektare.
“Namun pengelolaannya belum maksimal. Walaupun demikian, para petani di sekitar KPN tetap beraktivitas,” ujar M. Ridha Saleh.
Pemprov Sultenflg berkomitmen segera mengevaluasi dan mengoptimalkan pengelolaan KPN Talaga agar benar-benar memberikan manfaat nyata bagi ketahanan pangan dan kesejahteraan petani di daerah tersebut.














Komentar