Selain itu untuk sumber daya manusia yang unggul, profesional, dan tangguh tentunya tidak hanya untuk mengawaki Alutsista saja.
Namun, dalam pengawakan Alutsista juga harus didukung dengan kesejahteraan maupun ruangan-ruangan yang digunakan untuk belajar.
“Dan bersama keluarga serta meningkatkan ataupun mempertahankan kesamaptaan jasmani,” katanya.
Di sisi lain Panglima TNI menjelaskan validasi organisasi yang ada di TNI AL terus berlangsung, sehingga harus diikuti dengan pembangunan sarana prasarana dan juga Perumahan Prajurit, dengan (Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKAK/L) yang telah di susun Tahun 2022.
“Perencanaan anggaran harus tepat sasaran, sehingga bisa merata, baik untuk Alutsista, kesejahteraan Prajurit, dan sarana prasarana perkantoran dengan tidak mengesampingkan moderenisasi Alutsista, sehingga secara bertahap akan selaras dengan validasi organisasi,” ujarnya.
Peresmian ditandai dengan pernyataan dan penekanan tombol sirine, penandatanganan 16 Prasasti dan pemotongan Pita Gedung Serbaguna Canopus, di Ksatriaan Mako Komando Latihan Koarmada I, Sunter Jakarta Utara, Senin (26/12/2022).
Peresmian tersebut menjadi implementasi dari komitmen Panglima TNI sejak menjadi Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), di mana aspek operasional maupun pembangunan Sumber Daya Manusia serta kesejahteraan Prajurit dan keluarganya menjadi prioritas guna membangun kejayaan Maritim mewujudkan Jalesveva Jayamahe.
Baca: Panglima TNI Desak Pembangunan Rusun Segera Dirampungkan














Komentar