Retret yang Digelar Gubernur Sulteng Menggugah Kesadaran Pejabat, Pengamat Politik: Fondasi Moral untuk Birokrasi Berintegritas

gNews.co.id – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid menginisiasi pendekatan unik dalam pembinaan Aparatur Sipil Daerah (ASD) dengan menggelar retret para kepala dinas di lingkungan Masjid Baitul Khairaat, Palu.

Langkah ini menuilai apresiasi dari pengamat politik sebagai upaya konkret menanamkan fondasi moral dan integritas di jantung birokrasi pemerintahan.

Efriza, Pengamat Politik dari Citra Institute, menilai kegiatan tersebut mencerminkan komitmen serius Gubernur Anwar Hafid dalam membangun kesadaran etika dan tanggung jawab moral para pejabat publik.

Retret di masjid ini menggambarkan bahwa Gubernur Anwar Hafid sedang membangun kesadaran moral dan integritas di jajaran pejabat Pemprov Sulteng.

“Dia tidak hanya ingin kepala dinas menguasai ilmu pemerintahan, tetapi juga kuat dalam sisi moralitas, integritas, dan keyakinan,” jelas Efriza, Sabtu (31/1/2026).

Menurut Efriza, Gubernur menghadirkan pendekatan kepemimpinan yang berbeda dan inspiratif.

Pemilihan Masjid Baitul Khairaat, yang merupakan ikon masyarakat Bumi Tadalako, dinilai sebagai wujud konsistensi sang Gubernur dalam mengintegrasikan nilai-nilai religiusitas dengan praktik kepemimpinan.

Model retret seperti ini disebut-sebut sebagai yang pertama dan satu-satunya di Indonesia yang secara khusus dilaksanakan di masjid.

“Pendekatan ini memberikan dampak psikologis dan spiritual yang lebih mendalam dibandingkan lokasi formal seperti kampus atau istana negara,” katanya.

Baca: Retret di Masjid Ala Gubernur Anwar Hafid: Tekankan Fondasi Spiritual Kepemimpinan ke Kepala OPD

Komentar