Proyek tersebut kedapatan masih dikerjakan meskipun hujan deras mengguyur kawasan itu.
Pantauan di lapangan pada Jumat (4/10/2025) sore menunjukkan, para pekerja tetap melanjutkan pengecoran lantai.
Mesin molen untuk mencampur material juga terus beroperasi, sementara bagian lantai yang baru selesai dikerjakan hanya ditutupi seadanya dengan terpal plastik.
Sejumlah warga di sekitar lokasi mengaku heran dengan cara kerja tersebut. Mereka menilai seharusnya pekerjaan dihentikan sementara ketika hujan turun karena dapat berdampak buruk pada kualitas pekerjaan.
“Kalau hujan begini, jelas tidak baik untuk pengecoran. Bisa cepat rusak nanti hasilnya,” ujar salah seorang warga di kawasan wisata Tanjung Batu.
Baca: Aroma Culas Proyek Jalan Rp17,4 Miliar di Tolitoli, Rabat Beton Hingga Ukuran Besi Disorot!













Komentar