Seusai memenangi GP Austria, tidak banyak yang tahu bila Bagnaia masuk “Club del 3”. Sebelum Bagnaia, selama era MotoGP (dimulai 2002), hanya lima pembalap yang mampu mencetak tiga kemenangan beruntun.
Valentino Rossi terakhir membuatnya pada 2008 (dalam proses merebut 5 kemenangan beruntun), Casey Stoner pada 2008, Dani Pedrosa pada 2012, Jorge Lorenzo pada 2015, dan Marc Marquez pada 2019 (juga dalam proses menyabet 5 P1 berurutan).
Bagnaia pun menjadi pembalap keenam “Club del 3”. Ia juga menjadi pembalap Italia kedua yang mencetak hat-trick di era MotoGP setelah Rossi.
Pecco juga menjadi rider Ducati kedua setelah Stoner yang mampu membuat tiga kemenangan beruntun di MotoGP. Stoner sendiri dua kali mencetak hat-trick bersama Ducati, yakni 2007 (Amerika Serikat, Rep. Ceko, San Marino) dan 2008 (Inggris, Belanda, Jerman).
Ducati memang baru tiga kali memenangi lomba MotoGP di San Marino (2007, 2018, 2021). Tetapi, Bagnaia memiliki rekor bagus di Sirkuit Misano Marco Simoncelli.
Sejak 2017, ia selalu mampu naik podium jika tidak retired di GP San Marino. Dalam empat gelaran terakhir, Bagnaia merebut tiga finis podium, termasuk dua kemenangan pada 2018 (kelas Moto2) dan 2021 (MotoGP).
Karenanya, tidak heran jika di Misano nanti Francesco Bagnaia diprediksi bakal kembali membuat rekor. (id.Msprt)














Komentar