gNews.co.id Dalam upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah di sektor pendidikan, masyarakat Desa Hanga-hanga, Kecamatan Luwuk Selatan, Kabupaten Banggai, resmi mendirikan SMP IT Darussalam Luwuk, sebuah sekolah menengah berbasis pesantren dan ekologi yang memberikan pendidikan secara gratis bagi seluruh siswanya.
Langkah ini merupakan dukungan nyata terhadap program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, khususnya di bidang pendidikan karakter.
Sekolah ini juga sejalan dengan visi Gubernur Sulawesi Tengah dan Bupati Banggai Ir. H. Amirudin, MM., AIFO bersama Wakil Bupati Drs. H. Furqanuddin dalam mewujudkan pendidikan yang merata dan berkualitas banggai cerdas di daerah pedesaan.
Sekolah yang mulai beroperasi secara resmi pada tahun ajaran 2025/2026 ini berlokasi di kompleks Pesantren Darussalam 2, Luwuk Selatan. Para santri SMP dan mahasiswa penghafal Al-Qur’an telah mulai menempati asrama sebagai bagian dari program pendidikan berasrama.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai, Safrudin Hinelo, S.STP., M.Si., mengapresiasi inisiatif warga dalam pembangunan sekolah ini. “Ini adalah semangat luar biasa dari masyarakat. Sekolah ini bukan hanya lengkap secara fasilitas, tapi juga sejalan dengan arah kebijakan Presiden dan Pemerintah Daerah dalam membangun pendidikan berbasis karakter dan agama,” ujarnya.
Kepala Sekolah SMP IT Darussalam, Ustadz Ahmad Fahmi Nur Fuad, menjelaskan bahwa seluruh biaya pendidikan ditanggung sekolah. “Semua gratis di sini. Kami ingin mencetak generasi berakhlak, cerdas, dan siap membangun bangsa. Jika ada anak-anak yang kesulitan datang, kami siap menjemput mereka,” tegasnya.
Selain pendidikan untuk siswa SMP, sekolah ini juga membuka Program Santri Mahasiswa, yaitu program bagi mahasiswa yang ingin menghafal Al-Qur’an sambil kuliah.
Pendidikan ini tak hanya berfokus pada aspek akademik dan keagamaan, namun juga mengedepankan aspek ekologi dan kemandirian.
Rastono Sumardi, pegiat pendidikan dan pencipta aplikasi pendidikan, yang berkunjung ke lokasi sekolah menyatakan, “Ini bukan sekadar sekolah, ini rumah harapan. Tempat ini menghidupkan kembali mimpi anak-anak yang terhambat oleh kondisi sosial dan ekonomi.”
Banyak dukungan Masyarakat terhadap
sekolah ini serta terbuka bagi siapa saja yang ingin memberikan dukungan secara moral maupun material. Bagi masyarakat yang ingin membantu operasional sekolah, dapat langsung menghubungi pihak sekolah melalui nomor: 0857-9690-9735 (Ahmad Fahmi Nur Fuad).














Komentar