Oleh karena itu, Wali Kota sangat bersyukur dan berterima kasih, karena dalam program magang yang kedua kali ini, Pemerintah Kota Palu dapat bekerjasama dengan pihak Sampoerna.
Ia menyatakan pengiriman kepala sekolah dan guru keluar daerah untuk melaksanakan magang ini, bukan berarti menandakan pendidikan di Kota Palu tertinggal.
Hal ini dibuktikan dengan banyaknya kepala sekolah dan guru dari Kota Palu yang telah mendapatkan penghargaan secara nasional.
Namun demikian, kata Wali Kota, pelaksanaan magang ini akan semakin menguatkan diri para kepala sekolah dan guru untuk mengadopsi sekolah lain, berkaitan dengan mana saja yang belum diterapkan hingga belum kuasai.
“Supaya khazanah kepimpinan kepala sekolah semakin menguat. Karena majunya sekolah itu tergantung dari kepala sekolah. Kalau kepala sekolahnya mampu memenajemen dengan baik seluruh stakeholder dalam sekolah, maka saya yakin kita akan lebih baik. Apalagi dengan reward yang kita berikan, seperti Rp2 miliar untuk sekolah berprestasi dan lainnya,” katanya.
Baca Juga: Tim Inkubator Bisnis Kota Palu Paparkan Progres Pendampingan IKM








Komentar