Selain itu, BPJS Kesehatan juga telah mengkalkulasi potensi pertumbuhan peserta baru yang akan ditanggung oleh pemerintah provinsi setiap bulan. Mekanisme ini diharapkan dapat meringankan beban kabupaten/kota dalam menanggung pembayaran iuran peserta baru.
Rebut Kuota PBI APBN
Wakil Gubernur Reny Lamadjido menyarankan agar ketiga kabupaten tersebut berupaya keras merebut kuota peserta JKN segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBN.
“Caranya cukup dengan melengkapi data calon peserta PBI dan mengirimkannya melalui aplikasi SIKS-NG Kemensos. Rebut PBI sebanyak mungkin untuk mengurangi beban APBD,” katanya.
Dengan UHC Prioritas sebagai pintu masuk program BERANI Sehat, diharapkan masyarakat Sulteng tidak lagi terkendala dalam mengakses layanan kesehatan berkualitas.
Hanya dengan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP), masyarakat dapat langsung mendapatkan layanan kesehatan secara mudah dan gratis.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulteng dr. Komang Adi Sujendra, Direktur RSUD Undata Herry Mulyadi, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palu HS Rumondang Pakpahan, serta sejumlah elemen terkait lainnya.
Dengan komitmen kuat dari pemerintah daerah dan dukungan penuh dari BPJS Kesehatan, target UHC Prioritas diharapkan dapat tercapai, membawa manfaat besar bagi kesehatan masyarakat Sulteng.
Baca: Gubernur Sulteng Pimpin Rapat Penyusunan RPJMD 2025-2030, Fokus Solusi Konkret Pembangunan Daerah









Komentar