Kekecewaan semakin mendalam karena rekannya, Isman, yang berprofesi sebagai pedagang ikan, rela tidak berjualan demi fokus mengikuti turnamen.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak panitia belum memberikan tanggapan resmi. Tim media telah mengirimkan pesan konfirmasi kepada Kombes Pol P. Sembiring selaku ketua panitia, namun belum mendapatkan balasan.
Turnamen Domino Kapolda Sulteng Cup sendiri merupakan agenda besar yang tidak hanya diikuti peserta dari Sulawesi Tengah, tetapi juga dari berbagai daerah seperti Samarinda, Tarakan, Manado, Luwu, Mamasa, hingga Pasangkayu.
Total hadiah yang disiapkan pun fantastis, dengan dua unit mobil Multi Purpose Vehicle (MPV) sebagai hadiah utama.
Sayangnya, penyelenggaraan yang semestinya menjadi ajang silaturahmi dan hiburan justru tercoreng oleh persoalan teknis yang membuat sejumlah peserta merasa dirugikan.
Baca: Sosialisasikan Pemilu 2024, PPK Sindue Tobata Buka Stand Helpdesk di Turnamen Sepak Bola














Komentar