Usai pengibaran bendera, dilanjutkan dengan hening cipta, pembacaan naskah Pancasila oleh Gubernur, UUD 1945 oleh Arfan (Kepala Bakesbangpol Sulteng), serta teks Proklamasi oleh Aristan (Wakil Ketua I DPRD Sulteng).
Doa dipimpin oleh Plt. Kakanwil Kemenag Sulteng, Muchlis Aseng. Upacara ditutup dengan lantunan lagu Andika Bhayangkari yang menambah khidmatnya suasana.
Pesan Gubernur: Persatuan dan Kemajuan Sulteng
Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menekankan pentingnya persatuan dan gotong royong dalam memaknai kemerdekaan.
“Momentum ini harus menjadi pengingat bahwa hanya dengan bersatu, kita bisa mewujudkan Sulteng Nambaso yang maju dan sejahtera,” katanya.
Turut hadir Wakil Gubernur Reny A. Lamadjido, Ketua TP PKK Sulteng Hj. Sry Nirwanti Bahasoan, unsur Forkopimda, pimpinan DPRD, serta perwakilan instansi vertikal dan perbankan.
Upacara berjalan lancar, mencerminkan semangat kebangsaan dan komitmen masyarakat Sulawesi Tengah dalam menjaga keutuhan NKRI.









Komentar