Lebih lanjut, politisi tersebut juga mengajak seluruh masyarakat Desa Tofuti untuk tetap solid, menjaga kerukunan, serta mendukung program-program pembangunan yang sedang dijalankan pemerintah daerah.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan memerlukan sinergi yang kuat antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat.
Selain sesi dialog, kegiatan reses juga diwarnai dengan doa bersama dan ramah tamah, menciptakan suasana yang akrab dan kekeluargaan.
Warga menyampaikan apresiasi atas komitmen dan kepedulian Syarifudin Hafid yang turun langsung mendengarkan keluh kesah masyarakat di akar rumput.
Diharapkan, melalui reses ini, seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat Desa Tofuti dapat menjadi bahan pertimbangan dan prioritas dalam perencanaan pembangunan Provinsi Sulteng, khususnya untuk Kabupaten Morowali.
Baca: DPRD Sahkan Penyesuaian APBD Perubahan 2025 Pemda Banggai Senilai Rp 2,94 Triliun Terdiri














Komentar