Asbudianto menjelaskan bahwa masih ada sekitar 30 kilometer jalan di ruas tersebut yang memerlukan penanganan perbaikan.
Ia menambahkan bahwa pada tahun 2024 lalu, anggaran yang tersedia hanya cukup untuk preservasi atau pemeliharaan sepanjang kurang lebih 3 kilometer.
Masih ada sekitar 30an kilometer yang perlu ditangani perbaikannya, karena tahun 2024 kemarin hanya sekitar 3 kilometer yang dapat anggaran untuk preservasi ruas jalan provinsi tersebut.
“Yang menghubungkan Parigi Moutong (Mepanga) ke Tolitoli Labonu,” jelas Asbudianto.
Lebih lanjut, ketika ditanyakan mengenai alokasi anggaran perbaikan untuk tahun 2025, Dia mengemukakan bahwa belum ada program perbaikan yang dianggarkan untuk ruas jalan Labonu (Pasir Putih) – Mepanga pada tahun ini.
Hal ini disebabkan oleh adanya rekofusing atau pemotongan anggaran.
“Sebab masih rekofusing atau pemotongan anggaran. Mudah-mudahan tahun depan dapat anggaran untuk perbaikannya,” ujar birokrat asal Tolitoli tersebut.
Dia menyiratkan harapan agar perbaikan dapat segera terealisasi di tahun mendatang demi kelancaran dan keselamatan pengguna jalan.













Komentar